Selasa, 18 September 2012

Serenade kota Mekah Al-Mukaromah dan kota Madinah Al-Munawaroh

Sedikit saja bercerita waktu saya dan keluarga melaksanakan ibadah Umroh. Sampai sekarang masih terbayang suasana di dua kota haram tersebut. Saya pun tidak sampai habis pikir, menjadi tamu Allah untuk melaksanakan ibadah umroh seperti mimpi indah. Berharap mimpi ini terus hadir di setiap tidurku.

Saya bercerita bukan dengan maksud riya dan sebagainya, hanya ingin berbagi cerita. Siapa tau kan, setelah membaca cerita kemudian melihat foto-foto dokumentasi saya langsung bisa melaksanakan ibadah umroh apalagi haji. Aamiin Ya Rabb

Dimulai dari Jakarta, sebelum keberangkatan...Saya dan keluarga menyiapkan segala keperluan untuk menjalankan ibadah umroh ini, Insya Allah totalitas dari apa saja dibutuhkan jasmani sampai rohani. Berniat dan tawakal juga ikhlas karena Allah, Bismillahi tawakaltu.....dan kami pun berangkat.

Tidak lupa sebelum berangkat, kami sekeluarga mengadakan tasyakuran walimatussafar umroh. Adapun maksud diadakannya yg utama untuk memohon maaf kepada tetangga, kerabat dekat dan para sahabat agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah walaupun hanya ibadah umroh. Dan acara ini memang tidak diharuskan, karena tidak ada anjurannya juga dalam sunah. Alhamdulillah dengan adanya acara ini, lbih memudahkan berkumpul dengan sanak saudara, tetangga sampai kerabat dekat.



Nah, kalo yang ini kami sudah bersiap berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta

Alhamdulillah, kami sudah sampai Bandara Soekarno-Hatta. Sambil menunggu waktu keberangkatan, kami sempat melaksanakan solat Ashar, makan, breafing untuk pengarahan dimulai dari keberangkatan sampai tibanya kita di Bandara King Abdul Azis, Jeddah

Beberapa dokumentasi kami sebelum keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta


Kemudian, perjalanan kami menuju Jeddah dari Jakarta mulai waktu ba'da maghrib. Berdoa, berdzikir, dan bersolawat untuk selalu diberikan keselamatan dan kemudahan dari Allah. Alhmdulillah wa syukurillah, kami sampai di Bandara King Abdul Azis, Jeddah (menghabiskan perjalanan Jakarta-Jeddah sekitar 9-10 Jam).
Berikut dokumentasi kami:
Bandara King Abdul Azis, Jeddah

Selesai pemeriksaan di bandara, dilanjutkan menaiki bus menuju kota Madinah Al-Munawaroh


Hihihihi....Maaf ya Bapak dan Ibu sekalian, ini saya yang ambil fotonya tanpa sepengetahuan mereka dalam perjalanan selama di bus.

Suasana selama perjalanan, lihat suasananya ya seperti ini. Lancar jaya!!!!



Terus istirahat dulu di daerah Yaman sebelum sampai ke kota Madinah. Bisa dilihat di sana ada pusat jajanan atau swalayan yang menyediakan makanan ringan, sampai aksesoris untuk keperluan ibadah.



Selesai beristirahat kurang lebih 20 menit, kami melanjutkan kembali perjalanan dengan bus. Dan ini akhirnya, Alhamdulillah kami sampai di Madinah Al-Munawaroh


Subhanallah, indahnya Masjid Nabawi. Dengan keindahan langit yang luar biasa. Bandingkan lagi dengan gambar berikut.

Perhatikan sebaik mungkin

Cukup jelaskah? Banyak burung dara yang berterbangan, menghiasi indahnya langit Nabawi. 

Subhanallah

Foto yang ini, diambil dari belakang saya

Bersiap menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan solat berjamaah, dimana pahalanya bisa mencapai beribu kali lipat.

Suasana di malam hari, cahaya lampu dari gedung-gedung yang menjulang tinggi di sekitar Majid Nabawi

Suasana di luar Masjid Nabawi


Suasana di dalam Masjid Nabawi

Jabal Rahmah


Suasana di Pasar Kurma (Gak cuma berbagai jenis kurma tapi banyak coklat yang manis menggoda lidah kita.....hmmmmm nyumy!!)

Terowongan Mina dan Terlihat di sana ada tenda-tenda Haji yang digunakan saat jamaah Haji singgah untuk bersiap melakukan wukuf di Arafah

Masjid Jin. Ada ceritanya, mengapa dinamakan Masjid jin. Alkisah dahulu pada zaman Rasulullah SAW. Ada Jin kafir bertubuh besar dan kuat, dan Jin ini seperti petarung hampir tidak ada yang bisa mengalahkannya. Dan sempat ditaklukan oleh Rasulullah SAW.

Jabal Magnet
Kabarnya tahun ini para jamaah yang melaksanakan umroh tidak bisa melalui wilayah Jabal Magnet lagi, dikarenakan ada perintah dari Pemerintah Arab untuk menjadikan wilayah ini nantinya sebagai jalur transportasi, untuk mengantisipasi semakin membludaknya jemaah haji tahun berikutnya.

Masjid Kuba
Disunahkan untuk melaksanakan solat sunah 2 rakaat

Makan dahulu sebelum bersiap niat ihrom melaksanakan rukun umroh dan bertolak menuju Mekah Al Mukaromah

Masjid Bir Ali
Tempat mengambil miqot atau niat ihrom melaksanakan Umroh atau Haji bagi para jamaah yang beasal dari Madinah menuju Mekah

*Foto-foto saat menjalankan ibadah Umrohnya menyusul yah ^_^
 Masjidil Haram
Alhamdulillah, bisa sampai di sini.


 Begitu banyaknya orang di luar Masjidil Haram


 Dibelakang kami ada gedung yang tinggi menjulang yaitu Zam-Zam Tower atau Grand Zam-Zam
Di dalamnya ada beberapa hotel dan pertokoan seperti mal-mal besar di Jakarta


Allahumma Zid Hadzal Baita Tasyrifan Wa ta'dziman Wa Takriman Wa Mahaa Batan Wa Zid Man Syarrofahu Wa A'dzomahu Wa Karromahu Mimman Hajjahu Awi' tamarohuu Tasyriifan Wa Ta'dziman Wa Takriiman Wa Bironn

  Baitullah-Ka'bah

Suasana di sekitar Masjidil Haram




Indahnya langit malam itu, dengan tidak ingin mengurangi kehormatan sebagai tamu yang dimuliakan Allah. Angkat kedua tangan, menangislah dengan mengingat setiap dosa yang setiap hari dosa pun bertambah tanpa   kita tahu kapan ampunan Allah diturunkan dan memohon untuk diberikan keselamatan di dunia dan di akhirat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar